Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Kelapa Sawit

Cara Browsing di Internet Tanpa Terlacak Melindungi Privasi | Diego Murdani

Petani Sawit Swadaya Harus Diperhatikan

Pontianak (ProDaring) - Pengamat ekonomi Universitas Tanjungpura Pontianak, M. Ali Nasrun, SE, M.Ec mengatakan bahwa petani sawit swadaya yang dikembangkan masyarakat sudah harus menjadi perhatian mengingat dari segi jumlah saat ini sudah ramai. "Saat ini petani sawit swadaya sudah ramai. Ini harus diperhatikan dengan berbagai kebijakan dan pengaturan agar apa yang dikembangkan petani memberikan manfaat bagi kesejahteraan," ujarnya di sela kegiatan 3rd Borneo Forum yang digelar Gabungan Pengusaha Perkebunan Kelapa Sawit (Gapki) se - Kalimantan di Pontianak, Jumat (22/3). Ali tidak memungkiri peran perkebunan kelapa sawit yang telah menjadi sumber devisa terbesar negara sehingga menjadi tulang punggung perekonomian daerah "Namun dari sisi dampak manfaatnya terutama secara langsung oleh masyarakat harus terus dimaksimalkan. Sejauh ini yang merasakan masih perusahaan. Kalau pun dari petani itu dari kebun plasma. Kebun plasma itu pun adalah kewajiban perusahaan memenuhi ...

PLTD Gunakan Bahan Bakar Sawit

Pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) secara teknis bisa menggunakan minyak sawit atau CPO (Crude Palm Oil) sebagai bahan bakar. Bahkan, menurut Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa di Jakarta, Senin, CPO tersebut tidak perlu dicampur dengan minyak solar atau bisa digunakan 100 persen. Namun demikian agar CPO bisa digunakan sebagai bahan bakar PLTD perlu dilakukan perlakuan khusus sehingga memiliki karakter seperti solar. "CPO perlu dilakukan pre-heating atau dipanasi terlebih dahulu sehingga mencapai suhu tertentu. Jadi pada dasarnya dimungkinkan menggunakan CPO untuk beberapa PLTD," kata Fabby melalui keterangan tertulis. 10/12 (Antara) Namun yang menjadi persoalan, lanjutnya, adalah soal harga CPO yang sangat fluktuatif. Ketika harga CPO dunia di kisaran 500 dolar AS per ton seperti saat ini, PLN sangat feasible menggunakan komoditas tersebut. Namun apabila harganya di kisaran...

Cara dan Teknik Perawatan Perkebunan Sawit Goodhope Asia Holdings

Kelapa sawit merupakan tanaman yang paling produktif dibandingkan dengan tanaman penghasil minyak nabati lainnya. Komoditi minyak kelapa sawit dan turunannya berkembang pesat dan mengancam eksistensi minyak kedelai sebagai penyuplai kebutuhan minyak nabati di dunia. Kebutuhan minyak nabati dan lemak dunia terus meningkat sebagai akibat pertumbuhan penduduk dan peningkatan pendapatan domestik bruto. Indonesia sendiri merupakan negara penghasil sawit terbesar di dunia dan menjadi penyumbang devisa bagi negara. Daerah penghasil kelapa sawit di Indonsia umumnya tersebar di 3 pulau seperti Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Tiga daerah penghasil kelapa sawit ini tentunya sudah dilakukan perawatan yang maksimal dan sedemikian rupa, sehingga mampu menghasilkan kelapa sawit dengan jumlah yang banyak dengan kualitas terbaik. Pada umumnya pemeliharaan sawit di berbagai perkebunan di Indonesia sudah dilakukan dengan tekhnik perawatan terpadu. Beberapa tekhnik pengolahan dan pertumbuhan kelapa ...

Perusahaan Sawit Kotim Diminta Bantu Pasokan Listrik

Sampit, Kalteng, 4/5 (ProDaring) - Perusahaan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, diminta membantu mengatasi masalah kelistrikan dengan menyalurkan kelebihan daya listrik mereka ke desa sekitar perusahaan. "Seperti untuk Desa Kenyala Kecamatan Telawang, saya sudah meminta PT Sukajadi Sawit Mekar untuk membantu memasok listrik ke desa itu. Pihak perusahaan siap membantu," kata Bupati Kotawaringin Timur, Supian di Sampit, Jumat Berdasarkan data, masih ada 64 desa di Kotawaringin Timur yang belum tersambung listrik PT PLN. Masyarakat setempat terpaksa masih mengandalkan penerangan dari listrik panel surya maupun genset. Supian meminta perusahaan perkebunan kelapa sawit membantu memasok listrik ke desa-desa sekitar perusahaan. Jika mengharapkan listrik dari PT PLN, maka akan membutuhkan waktu yang sangat lama. Seperti untuk mengatasi kelistrikan di Desa Kenyala, Supian mengaku sudah meminta bantuan kepada perusahaan perkebunan kelapa sawit...

Tertibkan Sawit Hutan Negara

Medan, 3/5 (ProDaring) - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, Sumatera Utara meminta kepada Dinas Kehutanan Provinsi Sumut segera menertibkan bangunan Pabrik Kepala Sawit di kawasan hutan negara di Desa Buntu Bayu, Kabupaten Simalungun. "Di hutan negara tidak diperbolehkan untuk mendirikan bangunan, termasuk pabrik kelapa sawit (PKS) karena merusak lingkungan," kata Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut Dana Prima Tarigan, di Medan, Kamis. Mendirikan bangunan PKS tersebut, menurut dia, tidak hanya penyalahgunaan fungsi hutan, tetapi juga melanggar Undang-Undang Nomor 41 tahun 1999 tentang Kehutanan sehingga tidak boleh dibiarkan. "Pihak perusahaan yang melakukan pengrusakan terhadap kawasan hutan negara itu, bisa dikenakakan pidana selama 15 tahun penjara dan membayar denda sebesar Rp5 miliar," ujar Dana. Ia mengatakan, hutan negara tidak diperbolehkan adanya aktivitas berupa pabrik maupun industri. Kawasan hutan negar...

Rayakan Gambut Pulihkan Indonesia

Sabtu pagi (ProDaring, 28/4), Taman Kiram seluas dua hektare (ha) di Banjar, Kalimantan Selatan, sudah ramai. Sekitar 1.600 petani, pembudidaya, warga masyarakat dari 265 desa yang tergabung dalam Desa Peduli Gambut (DPG) dan desa-desa binaan Badan Restorasi Gambut (BRG) di tujuh provinsi tumpah ruah di sana. Berseragam kaos putih mereka yang hadir dari Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Papua tampak antusias untuk "Rayakan Gambut, Pulihkan Indonesia" pada Jambore Masyarakat Gambut 2018 yang digelar BRG mulai 28 sampai dengan 30 April 2018 di Banjar. Ada pula 100 dai gambut, 100 LSM serta 200 tamu undangan yang turut berkumpul di taman yang hampir di kelilingi kebun karet tersebut. Seniman Mahidin pun tidak mau kalah memancing gelak tawa para hadirin dengan puisi-puisi rakyat yang menghibur pada pembukaan jambore yang digelar dua tahun sekali itu. Jika meminjam istilah Deputi III Bidang Edukasi, Sosialisasi, P...

Rokhmin Dahuri: Samakan Rumput Laut Dengan Sawit

Jakarta, 30/4 (Antara) - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Rokhmin Dahuri menginginkan rumput laut juga dapat disamakan dengan kelapa sawit sebagai komoditas unggulan sehingga dapat diberdayakan lebih maksimal untuk kepentingan ekonomi nasional. "Usulkan rumput laut seperti kelapa sawit, yaitu menjadi sebagai komoditas strategis nasional ," kata Rokhmin Dahuri dalam diskusi bertajuk "Peluang Usaha Rumput Laut yang Berkelanjutan di Indonesia" di Jakarta, Senin. Menurut Rokhmin, hal tersebut penting agar pengusaha rumput laut juga dapat memperoleh kemudahan dalam proses peminjaman di perbankan untuk mengembangkan usaha rumput lautnya. Rokhmin yang juga menjabat sebagai Ketua Masyarakat Akuakultur Indonesia (MAI) itu mengingatkan bahwa saat ini, pinjaman pihak bank kepada bisnis kelapa sawit memiliki bunga yang nisbi lebih rendah dari biasanya. Ia juga mengingatkan, dengan ditempatkannya rumput laut sebagai komoditas unggulan, maka berbagai kebijakan ...

Pemanen Sawit Dalam Hutan Dilaporkan ke LHK

Bengkulu, 19/4 (Antara) - Perwakilan warga Desa Air Berau dan Desa Lubuk Bento di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu melaporkan konflik perebutan buah pohon kelapa sawit dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) Air Ipuh II ke Ditjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. "Kami khawatir terjadi konflik horizontal antar-masyarakat bila masalah ini berlarut-larut," kata Asra Sarim, warga Desa Lubuk Bento, Mukomuko di Bengkulu, Kamis. Konflik perebutan buah sawit dalam kawasan HPT Air Ipuh II berawal dari kekeliruan PT Daria Dharma Pratama yang menanami sawit seluas 337 hektare dalam hutan tersebut. Selanjutnya pada 2014 pihak perusahaan menyerahkan areal bersawit yang sedang berproduksi tersebut ke Pemkab Mukomuko dan oleh pemerintah kabupaten diserahkan ke desa-desa sekitar kawasan hutan tersebut. Dari sekira 337 ha lahan itu, seluas 50 hektare dibagi ke desa-desa sekitar yakni Desa Air Berau 15 ha, Desa Tunggang 10 ha, Desa Lubuk Bento 15 ha, da...

Ekportir Cangkang Mengeluh Pajak Tinggi

Pekanbaru, 19/4 (ProDaring) - Asosiasi Pengusaha Cangkang Sawit Indonesia (Apcasi) menyatakan hanya tinggal tersisa empat dari puluhan perusahaan yang sanggup mengekspor cangkang kelapa sawit, akibat terlalu tingginya pajak yang dibebankan oleh pemerintah sehingga komoditi itu sulit mendapat pembeli. "Anggota asosiasi ada 35. Dari 2015 ketika pajak mulai meningkat, yang aktif ekspor tinggal 8-10 perusahaan. Sekarang ini mulai bulan Maret 2018, sejak pajak 17 dolar, tinggal empat lagi yang berani ekspor," kata Ketua Umum Apcasi, Dikki Akhmar kepada Antara pada Rakornas Apcasi 2018, di Pekanbaru, Kamis. Ia mengatakan empat perusahaan yang tersisa berada di Jambi, Padang (Sumatera Barat) dan dua di Riau. Asosiasi kini tengah melobi pemerintah agar menurunkan pajak tersebut karena dinilai tidak masuk akal mengingat komoditi itu merupakan limbah. Dikki menjelaskan, sejak periode Mei-Juni 2015 pemerintah menetapkan pajak bea keluar (BK) cangkang sawit sebesar 20 persen, dan be...

Perusahaan Sawit Tanggulangi Kebakaran Lahan

Sampit, Kalteng, 18/4 (ProDaring) - Perusahaan besar swasta perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, ikut gencar mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan. "Tahun 2018 ini kami berharap desa di sekitar perusahaan giat lagi menjaga daerahnya. Bagi desa yang wilayahnya nol atau nihil kebakaran, maka akan kembali kami beri reward, sesuai MoU (nota kesepakatan) pada bulan Juli 2017-Juni 2018 antara pemerintah desa dengan PT Globalindo Alam Perkasa," kata General Manager PT Globalindo Alam Perkasa, Darman di Sampit, Rabu. Darman mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Masyarakat Bebas Api yang dijalankan perusahaan mereka sejak beberapa tahun terakhir. Kegiatan ini salah satu bentuk upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang bahaya api dan membekali tim balakar desa tentang cara penanggulangan kebakaran lahan dan hutan. Masyarakat diharapkan turut mencegah atau meminimalisir kebakaran, khususnya di wila...

Cangkang Sawit Siak Dilirik Investor Jepang

Cangkang Sawit Siak, 19/4 (ProDaring) - Perusahaan asal Jepang melirik Kabupaten Siak, Provinsi Riau, di Sumatera untuk mengolah tandan buah segar dan cangkang kelapa sawit menjadi energi biodiesel atau bioenergi. Perusahaan Crea Japan Inc menyampaikan ketertarikannya untuk mendirikan perusahaan kelapa sawit (PKS) di Kabupaten Siak, serta mengolah cangkang dan tandan buah segar kelapa sawit untuk dijadikan bahan bakar, yang kelak akan diekspor melalui pelabuhan Tanjung Buton. "Perusahaan Crea Japan Inc begerak dibidang bahan bakar minyak, dan akan menjadikan kelapa sawit sebagai bahan baku untuk biodiesel," kata CEO perusahaan Crea Jepang Inc, Hayakawa Takuto melalui penerjemahnya Johan saat ekspos di Siak, Rabu. Hayakawa katakan, di Jepang kelapa sawit ( elaeis guineensis ) tidak dikonsumsi dan diolah menjadi minyak melainkan jadi bahan bakar biodiesel, bio energi yang semakin populer. Kelapa sawit bisa diolah menjadi energi terbarukan yang ramah lingkungan (go gree...

Pengolahan Sawit Ramah Lingkungan Jambi

Jambi, 17/4 (ProDaring) - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jambi, Fachrori Umar yang menggantikan Zumi Zola, terkait kasus korupsi dan jadi tahan KPK menyatakan pemerintah provinsi bertekad menerapkan pengelolaan kelapa sawit ( elaeis guineensis ) dengan sistem yang ramah lingkungan. "Perkebunan kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan yang dominan, serta memegang peranan penting dan posisi yang strategis di Provinsi Jambi, ini dapat dilihat dari peningkatan ekonomi masyarakat di daerah pusat perkebunan," katanya di Jambi, Selasa. Pernyataan tersebut dikatakannya terkait kunjungan Duta Besar (Dubes) Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Guerend ke Jambi dalam rangka peninjauan program pengelolaan perkebunan kelapa sawit ramah lingkungan melalui program " Summer Course Palm Oil ". Dimana program tersebut dicetuskan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) yang bekerjasama dengan Universitas Jambi (Unja) dan diikuti peserta dari negara Jerman, Spanyol dan berbagai ka...